Ban Masa Depan ini Berpotensi Bunuh Bisnis Tambal, Isi Angin dan Nitrogen

Berita Otomotif

Ban Masa Depan ini Berpotensi Bunuh Bisnis Tambal, Isi Angin dan Nitrogen

WASHINGTON D.C - Ban yang tidak lagi memerlukan angin dan punya kelebihan anti bocor saat sedang dalam tahap pengetesan. Diharapkan, teknologi tersebut sudah dapat diproduksi massal 5 tahun dari sekarang.

Ban itu, menurut Carscoops baru-baru ini, dikembangkan melalui kerja sama dua pihak, satu pabrikan otomotif dan satu lagi merupakan produsen ban. Dari sisi pabrikan mobil ada General Motors (GM), sedangkan produsen ban yang dimaksud adalah Michelin.

Teknologi inovatif itu sendiri disebut sebagai UPTIS, kependekan dari Unique Puncture-proof Tire System. Pengetesan di kondisi pemakaian sebenarnya sedang didesain dan rencananya pengujian tersebut dilakukan tak lama lagi tahun ini, dengan menggunakan mobil listrik Chevrolet Bolt.

Kedua pihak menargetkan ban tanpa angin sekaligus anti bocor tersebut sudah dapat dipasarkan pada 2024.

Dengan UPTIS, para pengguna kendaraan tidak perlu lagi direpotkan dengan aktivitas pengisian angin (atau hidrogen) secara rutin. Mereka pun tidak usah khawatir ban bocor serta perlu ditambal karena tertusuk paku.

Ban dapat berbentuk sempurna tanpa perlu tekanan angin. Risiko ban lebih cepat aus karena tekanan angin yang kurang pun hilang.

Dengan kelebihan-kelebihan di atas, UPTIS diklaim dapat membuat umur ban lebih panjang. Dengan demikian, ban pun lebih ramah lingkungan karena siklus hidup lebih panjang.

Michelin mengestimasikan sekitar 20 persen ban harus menjalani scrapping tiap tahun akibat tusukan benda tajam atau aus lebih cepat. Secara total, ada 200 juta sampah ban setiap tahun.

Teknologi ini mengeliminasi pula kebutuhan terhadap ban cadangan dan GM mengatakan UPTIS bakal mereduksi penggunaan bahan baku mentah, konsumsi energi, hingga emisi. Dengan ketiadaan ban cadangan, ruang bagi kendaraan lebih besar dan bobotnya pun lebih ringan.

Steve Kiefer, Senior Vice Presiden of Global Purchasing and Supply Chain GM mengatakan pihaknya antusias dengan segala keunggulan yang ditawarkan ban tanpa angin. Mereka senang bisa bekerja sama dengan Michelin dalam riset dan pengembangan dari teknologi tersebut.

“UPTIS ideal dalam mendorong industri otomotif menuju masa depan dan ini adalah contoh hebar bagaimana konsumen kami dapat meraih keuntungan dari kolaborasi inovatif dengan para pemasok komponen kami,” tandasnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support