Auto2000 Sebut Konsumen Milenial Sebagai Tantangan

Berita Otomotif

Auto2000 Sebut Konsumen Milenial Sebagai Tantangan

JAKARTA - Auto2000, jaringan dealer Toyota di Indonesia, mengatakan konsumen milenial merupakan tantangan karena mereka sudah relatif lebih nyaman dengan taksi online dan transportasi publik dibanding generasi-generasi terdahulu.

Generasi milenial adalah sebutan lain bagi generasi Y. Generasi berisi mereka yang lahir pada awal 1980-an hingga awal 2000-an.

“Generasi milenial ini tantangan buat kami,” kata Riki Rusdianto, Koordinator Kepala Cabang Dealer DKI Jakarta Auto 2000 dalam wawancara akhir pekan lalu di Jakarta.

Tantangan itu, menurut Riki, hadir dari perubahan pola pikir dan karakteristik beli pada mereka. Anak-anak milenial ia katakan sudah merasa nyaman dengan taksi-taksi online seperti Grab dan Go-Car.

Mereka tak keberatan bepergian dengan memadukan taksi online dengan transportasi massal semisal kereta Mass Rapid Transportation (MRT) serta Commuter Line. Ini agak berbeda dengan generasi-generasi sebelum mereka di Indonesia yang teramat mengimpikan memiliki kendaraan pribadi.

“Milenial, kan, konsepnya enggak perlu (punya) mobil, rumah. Mereka naik taksi online, sewa apartemen enggak apa-apa yang penting bisa jalan-jalan,” papar Riki.

Mobil ‘Hijau’
Era kendaraan ramah lingkungan seperti mobil hybrid dan mobil listrik murni yang juga mulai masuk ke Indonesia, kata Riki, merupakan salah satu kesempatan untuk menggaet konsumen milenial. Pasalnya, mereka lebih melek isu-isu terkini dan relatif mempunyai kepedulian lebih terhadap lingkungan.

“Intinya kami dari sisi dealer ingin menyadarkan bahwa ada produk yang generasi milenial harus dukung. Isunya, ya, mobil ‘hijau’ ini,” tukas dia.

Era mobil ramah lingkungan di Nusantara dimulai dari terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 55 Tahun 2019. Di dalamnya berisi gambaran 17 insentif bagi kendaraan bermotor listrik berbasis baterai.

Belakangan, pada pertengahan Oktober kemarin, terbit regulasi turunannya yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 73 Tahun 2019. Di situ antara lain disebutkan bahwa insentif-insentif yang membuat mobil hybrid dan mobil listrik dapat berharga lebih terjangkau mulai berlaku pada 2021.

Adapun Toyota saat ini mempunyai empat mobil hybrid yaitu All-New Camry, C-HR, All-New Corolla Altis, Alphard. Pada akhir 2019, rencananya bakal meluncur lagi Toyota Prius PHEV.

Toyota pun sudah membeberkan rencana menjual mobil hybrid murah di Tanah Air pada masa depan. Mereka pun bersiap melakukan perakitan lokal mobil hybrid mulai 2022, menurut Kementerian Perindustrian. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar