Atasi Covid-19, Akses Masuk-Keluar di Beberapa Kota Mulai Diperketat

Berita Otomotif

Atasi Covid-19, Akses Masuk-Keluar di Beberapa Kota Mulai Diperketat

JAKARTA – Selain kota Tegal, sejumlah wilayah di Indonesia juga sudah mulai memperketat akses masuk-keluar jalan-jalan utama guna mengurangi risiko penularan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Bandung misalnya, Ibukota provinsi Jawa Barat ini metutup sedikitnya empat jalan utama mereka di jam-jam tertentu. Keempat jalan tersebut adalah Jalan Merdeka, Jalan Asia Afrika, Jalan Diponegoro, dan Jalan Ir H Juanda. Untuk pagi hari, jalan ditutup mulai pukul 08.00-15.00 WIB. Kemudian jalan dibuka sebentar. Polisi lalu menutup kembali jalan itu pada pukul 18.00-21.00 WIB.

“Dalam rangka mensukseskan kegiatan tersebut dilakukan penutupan sementara. Sistemnya buka tutup. Kegiatan ini kami lakukan sebagai bentuk kepedulian kami, untuk mengurangi penyebab virus corona yang saat ini sedang merebak,” terang Kompol Bayu Catur, Kasatlantas Polrestabes Bandung.

Langkah serupa juga sudah dilakukan oleh Jawa Timur. Provinsi paling timur di pulau Jawa Ini bahkan telah menutup sedikitnya 115 ruas jalan. Bahkan khusus untuk akses jalan masuk-keluar pulau Madura disediakan cairan disinfektan atau drive thru di pintu masuk Suramadu.

“Jadi tidak ada lockdown. Kita melakukan proteksi dengan berbagai pemeriksaan berlapis. Disiapkan drive thru ke Madura maupun dari Madura di Suramadu. Di Surabaya disemprot, dan di terminal juga disemprot dan dicek,” ungkap Khofifah Indar Parawansa, Gubernur Jawa Timur.

Sedangkan DKI Jakarta hingga saat ini masih belum bisa melakukan pengetatan akses masuk-keluar warga. Hal ini karena Pemerintah DKI Jakarta harus berkoordinasi terlebih dahulu dengan Pemerintah Pusat. Meski demikian, pihak Kepolisian telah melakukan pendataan untuk skenario pengetatan akses.

Presiden Joko Widodo juga telah menegaskan bahwa penduduk dari wilayah zona Merah khususnya Jakarta agar tidak mudik ke daerah asal. Hal ini untuk mengurangi potensinya penyebaran Covid-19 ke daerah-daerah di luar DKI Jakarta.

Pemerintah DKI Jakarta merespon hal tersebut dengan menghentikan sementara layanan bus AKAP dan AJAP mulai 30 Maret 2020 pukul 18.00. Sayangnya keputusan tersebut ditunda karena Kementerian Perhubungan menilai langkah tersebut belum dikaji secara lengkap, termasuk kajian terkait ekonomi. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar