Asyik! 1 Juli Ada Program SIM Gratis

Berita Otomotif

Asyik! 1 Juli Ada Program SIM Gratis

BULUKUMBA – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bulukumba akan memberikan mengratiskan layanan Surat Izin Mengemudi (SIM).

Program ini berlaku untuk mereka yang lahir pada tanggal 1 Juli dan telah berusia di atas 17 tahun. Kemudahan ini diberikan sebagai perayaan hari ulang tahun Bhayangkara ke-75 dan telah mendapat dukukungan dari Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Namun untuk mendapatkan SIM gratis tersebut, pemohon tetap harus mengikuti alur pembuatan SIM secara normal. Mulai dari membawa SIM lama untuk yang melakukan pernjangan dan harus lulus ujian baik teori maupun praktek bagi pengajuan SIM baru.

“SIM khusus ini tidak diberikan begitu saja kepada warga yang lahir 1 Juli. Mereka tetap harus mengikuti tahapan permohonan pembuatan SIM sesuai aturan yang berlaku dan apabila semua syarat terpenuhi PNBP dibayarkan oleh Bank BRI,” ungkap Kasat Lantas Polres Bulukumba, Iptu I Andika Trisna Wijaya.

Jumlah SIM gratis pun sangat terbatas yaitu hanya 40 saja. Untuk itu pemohon dipersilahkan untuk melakukan pendaftaran lebih awal agar tidak kehabisan SIM gratis.

“Hanya sebanyak 40 lembar SIM, maka siapa yang melakukan pendaftaran dahulu kemungkinan bisa mengikuti program ini,” pungkasnya.

Biaya pembuatan SIM telah diatur dalam Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 60 Tahun 2016. Isinya adalah tentang Jenis dan Tarif atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak yang Berlaku pada Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Untuk pembuatan SIM A pemohon akan dikenakan biaya sebesar Rp120.000 sementara untuk SIM C akan dikenakan tarif Rp100.000. Sedangkan untuk biaya perpanjangan SIM A adalah sebesar Rp80.000 dan SIM C sebesar Rp75.000

Sementara itu, secara umum untuk membuat SIM ada beberapa aturan yang harus diikuti oleh pemohon. Dan berikut adalah beberapa aturan dan langkah yang harus diikuti oleh pemohon SIM.

  • Berusia minimal 17 tahun, dibuktikan dengan KTP asli serta fotokopi.
  • SIM lama, asli maupun fotokopi (untuk perpanjangan)
  • Mengisi formulir dari Kepolisian.
  • Membuat Surat Keterangan Sehat.
  • Membuat rumusan sidik jari.
  • Mengikuti dan lulus tes psikologi maupun ujian praktik (bagi pengajuan SIM pertama)


Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar