Aprilia RS 660 Debut di Laguna Seca

Berita Otomotif

Aprilia RS 660 Debut di Laguna Seca

LAGUNA SECA – Aprilia akhirnya membuka selubung RS 660 di West Coast dan Laguna Seca.

Motor yang pertama hadir di EICMA 2018 ini mengundang rasa penasaran banyak orang. Hal ini dikarenakan spesifikasinya diyakini bakal mengagumkan. Motor kelas menengah ini diklaim memiliki tenaga hingga 100 hp pada 10.500 rpm. Torsi puncaknya mencapai 67 Nm pada pada 8.500 rpm.

Menggunakan mesin dua-silinder kembar, motor ini memiliki bobot hanya 183 kg. Kendaraan ini dipercaya mampu menghasilkan performa mengagumkan, dengan berbekal teknologi mutakhir di kelasnya, sehingga menyenangkan bagi penyuka kecepatan.

Aprilia RS 660 dipersenjatai dengan berbagai perangkat elektronik seperti traction control, cruise control, engine brake, wheelie control, dan engine map. Adapun seluruh fitur tersebut masuk ke dalam paket bernama APRC (Aprilia Performance Ride Control).
Aprilia RS 660
Panel instrumen TFT yang tersematkan dapat dimanfaatkan untuk memantau kinerja mesin, hingga berbagai fitur tersebut di atas. Total terdapat lima mode berkendara di mana tiga diantaranya untuk jalan raya dan dua lagi untuk kebutuhan sirkuit.

Mode berkendara Commute untuk pengendaraan sehari-hari, Dynamic berfungsi pengendaraan yang lebih sporti. Individual dikhususkan untuk pengendara yang ingin karakter dinamis dari kendaraan.

On track untuk penggunaan kendaraan di lintasan balap. Sementara pada mode Time Attack akan menghasilkan tenaga yang paling optimal di lintasan balap.

Tenaga yang disalurkan oleh RS 660 dikatakan mengambil teknologi V4 yang dikembangkan pada RSV4. Tidak heran, RS 660 mampu menghasilkan tenaga yang luar biasa dan termasuk terbesar di kelasnya. [Dew/Ari]
Aprilia RS 660

Spesifikasi Aprilia RS 660 :

  • Tipe mesin : Aprilia forward-facing parallel twin, 4-stroke, liquid-cooled with radiator and water-oil heat exchanger, DOHC with silent chain drive on the right side, four valves per cylinder.
  • Bore and stroke : 81 x 63.93 mm
  • Kapasitas : 659 cc
  • Kompresi :  13.5: 1
  • Power Maksimum : 100 hp at 10,500 rpm
  • Torsi Maksimum : 67.0 Nm at 8,500 rpm
  • Sistem Elektronik : 6-axis inertial platform, APRC suite which includes ATC (traction control, AWC (wheelie control), AEB (engine brake), AEM (engine map), ACC (cruise control)
  • Riding mode : (Road and Track, 3 fixed and 2 customizable)
  • Frame  - Double beam aluminium frame with detachable rear seat
  • Suspensi Depan : Kayaba upside down fork ∅ 41 mm with counter spring, aluminium feet for fixing radial calipers. Adjustable for rebound, compression and spring preload
  • Suspensi belakang : Aluminium swingarm with asymmetrical trusses. Monoshock with adjustable counter spring: rebound and spring preload. Wheel travel: 130mm
  • Rem Depan :  Double disc diameter 320mm Brembo radial calipers with 4 ∅ 32mm opposing pistons. Radial pump and metal braided brake hose
  • Rem Belakang : 220mm diameter disc; Brembo calliper 2 isolated ∅ 34mm piston. Pump with integrated tank and metal braided hose, ABS Cornering multimap
  • Ban : Tubeless radials depan : 120/70 ZR 17 belakang : 180/55 ZR 17
  • Dimensi : Wheelbase 1370 mm Panjang 1995 mm Lebar 745 mm Tinggi jok 820 mm
  • Bobot : 183 kg (169 kg kering)
  • Homologasi : Euro 5  (4.9 litres/100km)
  • CO2 emisi :  116 g /km
  • Tanki bahan bakar : 15 liter plus 4 liter res
  • Warna : Apex Black, Lava Red, Acid Gold

 



Denny Basudewa

Denny Basudewa

Cowok kelahiran Bogor, Jawa Barat ini gemar mendalami seluk beluk dunia otomotif. Dunia jurnalistik telah menjadi passion hidupnya sehingga ingin terus memberikan informasi seputar otomotif pada masyarakat.


Berita Utama


Komentar