Anak-anak Duduk di Jok Belakang Rentan dalam Kecelakaan

Panduan Pembeli

Anak-anak Duduk di Jok Belakang Rentan dalam Kecelakaan

CALIFORNIA - Menempatkan anak-anak usia di bawah 6 tahun di kursi belakang tidak menyelesaikan masalah. Harus ada rekomendasi agar anak-anak tak menjadi korban saat mobil mengalami kecelakaan.

Pada tahun 1991 National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) telah melarang anak-anak untuk duduk di kursi depan tanpa ditemani orang tua akibat bahaya meletusnya airbag dari dahshboard dan kursi. Untuk itu anak-anak dipindahkan ke kursi belakang.

Tapi faktanya, memindahkan anak-anak ke kursi belakang telah membawa "konsekuensi yang tidak diinginkan" atau menghadapi jenis bahaya lain.

Untuk itu, Center for Auto Safety mengatakan regulator di Amerika Serikat harus mengeluarkan pedoman tersebut untuk para orangtua dan pengasuh agar menempatkan anak-anak untuk duduk di kursi baris kedua atau ketiga.

Anjuran tersebut berdasarkan temuan Center for Auto Safety terhadap 22 orang tua menghadapi tuntutan hukum yang mengakibatkan anak-anak tewas atau cedera serius di kursi belakang. Tuntutan datang karena orang tua tidak menyertakan baby car seat atau membiarkan anak-anak tanpa sabuk pengaman.

Hal itu diperparah saat studi dalam kecelakaan tabrak belakang dengan kecepatan 50kpj, di mana sandaran kursi baris kedua atau ketiga akan menimpa anak-anak, dan anak-anak duduk di kursi belakang bisa terbentur belakang kursi di depannya terlebih jika tidak mengenakan sabuk pengaman.

Jika mengenakan sabuk pengaman, anak harus benar-benar aman duduk di kursi belakang meski duduk di kursi belakang dalam beberapa studi mengurangi risiko cedera.

Pada tahun 1989, peneliti mengajukan petisi NHTSA untuk meng-upgrade standar kursi harus mampu menahan 20 kali berat kursi di belakangnya dan 20 kali berat penumpang. Tujuannya untuk menghindari kekhawatiran dengan kemungkinan cedera atau kematian terkait dengan sandaran runtuh menimpa penumpang. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual