Tol Layang Cikampek Khusus Kendaraan Kecil, Ini Alasannya

Berita Otomotif

Tol Layang Cikampek Khusus Kendaraan Kecil, Ini Alasannya

JAKARTA – Tol layang Cikampek segera beroperasi di masa libur Natal 2019 dan tahun baru 2020. Namun, ada larangan-larangan tertentu yang harus diperhatikan.

Seperti diberitakan sebelumnya, tol layang Cikampek akan mulai beroperasi sejak 20 Desember 2019, mundur lima hari dari rencana awal. Tol ini masih gratis dan sengaja difungsikan untuk membantu kelancaran arus mudik dan arus balik Natal 2019 plus tahun baru 2020 yang bakal mencapai puncak kepadatan mulai tanggal 21 Desember.

Kementerian Pekerjaan Umum & Perumahan Rakyat (PUPR) di berita terdahulu menyebut hanya kendaraan golongan I dan II yang boleh lewat dengan alasan agar lalu lintas tidak padat. Namun, keterangan berbeda disebutkan oleh Cucu Mulyana, Sekretaris Direktorat Jendral Perhubungan Darat (Sesditjen) Kementerian Perhubungan pada Senin (9/12/2019).

Cucu hanya menyebut kendaraan golongan I yang boleh masuk ke dalam tol ini. Alasannya adalah demi kenyamanan karena ruas-ruas jalannya sebenarnya masih belum 100 persen selesai meski dinilai telah cukup aman dipergunakan.

“Ada sambungan antar ruas satu dengan ruas lain yang relatif perlu disempurnakan karena mempengaruhi aspek kenyamanan. Pada saat kecepatan tinggi guncangannya bisa cukup terasa,” tandas dia usai konferensi pers Rencana Operasi Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 pada Senin (9/12/2019) di Kementerian Perhubungan, Jakarta.

Itu pula yang mendasari adanya peraturan batas kecepatan maksimal 60 km/jam. Ia mewanti-wanti bahwa nantinya ada perangkat E-TLE (Electronic-Traffic Law Enforcement) atau tilang elektronik.

Menjelang pengoperasian Tol Layang Cikampek di masa libur akhir tahun, Cucu menjelaskan masih ada beberapa pekerjaan rumah pemerintah dan pihak-pihak terkait. Di antaranya adalah pemasangan rambu batas kecepatan dalam jumlah mencukupi karena saat ini perangkat tersebut masih dirasa kurang.

“Yang paling penting juga, RPPJ harus segera dipasang. Rambu Pendahuluan Pengarah Jurusan. Ini karena tol layang itu untuk mereka yang bepergian jarak jauh secara langsung. Ke Cikampek, Bandung, dan sebagainya. Jangan sampai yang mau ke Jatibening, ke Bekasi, naik ke atas juga,” tutupnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support