All-New Honda Brio Tak Punya Fitur Baru, Ini Alasannya

Berita Otomotif

All-New Honda Brio Tak Punya Fitur Baru, Ini Alasannya

JAKARTA – All-New Honda Brio hadir tanpa satu pun fitur baru, baik varian Satya maupun RS.

Seperti diberitakan sebelumnya, harga All-New Brio akhirnya diumumkan pada awal pekan ini. Varian Satya, yang ada di segmen low cost green car (LCGC) dan mendapatkan insentif pemerintah dengan persyaratan-persyaratan tertentu, dibanderol Rp 139 juta – 162,5 juta sedangkan RS dijual Rp 175 – 190 juta.

All-New Brio meluncur di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018, permulaan Agustus. Generasi kedua Brio ini mengusung pembaruan di sektor eksterior, interior plus dimensi lebih besar, sementara tidak ada ditemukan ubahan pada sektor mesin dan fitur-fitur terkini.

Tsutomu Harano, Large Project Leader All-new Brio, Honda R&D Asia Pacific Co., Ltd., beralasan ketiadaan fitur anyar di All-New Brio Satya terbentur pembatasan harga di segmen LCGC yang memang masih dikendalikan oleh pemerintah. Adapun RS, kata Harano, tidak dibekali fitur baru karena kebutuhan untuk itu dari dari konsumen city car belum ada.

“Fokus Brio baru ini adalah (penambahan) ruang bagasi dan ruang kaki. Itu yang utama. Targetnya, kan, pembeli mobil pemula,” kata Harano dalam wawancara usai konferensi pers pengumuman harga.

Jonfis Fandy, Marketing and Aftersales Service Director PT. Honda Prospect Motor (HPM), menambahkan konsumen-konsumen All-New Brio ada yang masih sensitif terhadap harga. Fitur-fitur baru pun dinilai bukan menjadi kebutuhan mereka.

“Anda bicara fitur, fiturnya mau apa? Fitur itu, kan, lebih mirip keinginan yang tiap orang beda-beda. Kami bisa saja tambah-tambah, tapi harganya menjadi Rp 200 juta - Rp 300 juta. Nanti harganya tidak akan sampai ke konsumen,” tandas dia.

All-New Brio, menurut Jonfis, memprioritaskan fungsionalitas, mesin irit bahan bakar, running cost kecil. Hal ini antara lain diwujudkan melalui penambahan dimensi.

“Makanya, All-New Brio kelihatan out of the box dibanding LCGC lain karena dia lebih besar, tapi kami juga jadi menghadapi tantangan yang lebih besar yaitu membuat konsumsi bahan bakar tetap sama . Tadi R&D sudah menjelaskan bahwa mereka memikirkan bagaimana aerdonamika lebih baik sehingga konsumsi bahan bakar tetap bisa memenuhi syarat LCGC dan harga bisa di kategori LCGC,” jelas Jonfis. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual