Hyundai Indonesia Malah Senang Jika Merek China Jual Mobil Listrik Murah

Berita Otomotif

Hyundai Indonesia Malah Senang Jika Merek China Jual Mobil Listrik Murah

TANGERANG – Hyundai Indonesia menyambut baik kemungkinan bersaing dengan mobil listrik murah dari merek China tahun depan.

Pada 2022, Hyundai dan Wuling berpotensi sikut-sikutan di pasar mobil listrik murni (battery electric vehicle/BEV) Nusantara. Soalnya, eksekutif Wuling di China beberapa waktu lalu mengatakan siap memproduksi mobil listrik di pabrik Indonesia mulai tahun tersebut.

Modelnya nanti menggunakan platform yang sama dengan Wuling Mini EV, mobil listrik murah mereka di ‘Negeri Tirai Bambu’.

Meski tidak menyebut mengenai jadwal peluncuran, sejauh ini mobil-mobil Wuling yang dirakit di Indonesia selalu dijual untuk pasar lokal.

Wuling sendiri, sejak mulai berjualan di Indonesia pada 2017, selalu meluncurkan model-model dengan pemosisian harga yang lebih murah—bahkan paling murah—di antara para kompetitor di segmennya masing-masing.

Menghadapi kemungkinan bertarung melawan mobil listrik murah Wuling, eksekutif Hyundai di Indonesia jutru mengaku senang.

mobil listrik murah China Wuling Mini EV

“Justru kami sangat senang dengan keberadaan (mobil listrik) yang lain, sehingga ada opsi bagi konsumen untuk melihat bahwa mobil listrik itu memang sudah harus ada di Indonesia. Ini juga makin memicu semakin terbentuknya ekosistem mobil listrik,” ucap Chief Operating Officer PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur menanggapi pertanyaan Mobil123.com usai seremoni pembukaan Hyundai City Store Summarecon Mall Serpong, Tangerang, Senin (18/10/2021).

Hyundai merupakan merek yang menunjukkan keseriusan luar biasa menggarap pasar mobil listrik Tanah Air.

Merek asal Korea Selatan ini meluncurkan dua mobil listrik murni—Kona Electric dan Ioniq Electric—pada 2020 seharga Rp600 jutaan.

Tahun depan, akan ada model mobil listrik baru yang siap meluncur.

mobil listrik Hyundai Kona EV dan Hyundai Ioniq

Mundur sedikit ke Desember 2019, mereka memulai pembangunan pabrik perakitan kendaraan di Cikarang, Bekasi yang mulai 2022 turut memproduksi mobil listrik.

Bersama rekan senegara LG, Hyundai tahun ini juga membangun pabrik perakitan baterai mobil listrik di Karawang, Jawa Barat. Pembangunan dijadwalkan rampung pada 2023, dengan produksi massal mulai 2024.

Totalitas mereka tersebut terkait dengan berbagai insentif dari pemerintah untuk model mobil listrik maupun pabrikan perakitnya. Salah satunya insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil hybrid, plug-in hybrid (PHEV), maupun mobil listrik murni yang berlaku mulai 16 Oktober 2021.

“Kami optimistis, dengan semakin mengertinya masyarakat terhadap keuntungan mobil listrik dan semakin mereka tahu cara memakainya, (pasar mobil listrik) pasti akan semakin meningkat,” tukas Makmur. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar