Hadir Lagi di Indonesia, Mobil China Chery Dinilai Wajib Bangun Pabrik

Berita Otomotif

Hadir Lagi di Indonesia, Mobil China Chery Dinilai Wajib Bangun Pabrik

JAKARTA – Merek mobil China Chery wajib bikin pabrik kalau mau benar – benar meyakinkan pasar Indonesia dan menjadi besar, menurut pengamat. Apalagi, mereka punya masa lalu kurang baik.

Diberitakan sebelumnya, Chery sejak awal tahun ‘bergerilya’ di jagad media sosial Indonesia melalui akun Instagram @cherymotorsindonesia dan akun Facebook Chery Indonesia. Kepada para warganet, mereka mengakui akan kembali ke negeri ini.

Hal ini pun ternyata sudah mereka komunikasikan pula kepada asosiasi resmi yang menaungi pabrikan – pabrikan mobil global di Tanah Air.

“Sudah, sudah berkomunikasi (dengan kami). Mereka memang berencana untuk masuk ke Indonesia. Detailnya belum ada. Mereka hanya menyampaikan rencananya. Hanya sampai di situ. Lebih lanjutnya lagi saya belum mendapatkan informasi,” papar Kukuh Kumara, Sekretaris Umum Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) ketika dihubungi Mobil123.com pada Selasa (25/5/2021).

merek mobil China Chery

Chery pernah eksis di Indonesia pada dekade awal 2000-an. Mereka masuk pada 2006 karena dibawa oleh Indomobil, tapi kemudian dilepas oleh grup bisnis tersebut karena alasan kualitas yang tidak sesuai dengan standar konsumen – konsumen Nusantara.

Pada 2012, bisnis mereka diambil alih oleh pihak lain. Penjualan terakhir mereka, menurut catatan di data Gaikindo, adalah pada 2013 sebelum akhirnya hilang dari daftar anggota Gaikindo mulai 2016.

Belajar dari Wuling dan DFSK

Bebin Djuana, Pengamat Otomotif, mengatakan Chery punya kisah tak mengenakkan di pasar Indonesia sebelum ini. Karena itu, veteran industri otomotif nasional ini menilai merek tersebut ibarat memulai dari angka minus ketika ‘come back’, bukan angka nol.

Akan tetapi, Bebin percaya kesempatan kedua bagi merek mobil China tersebut tetap terbuka. Pasar Indonesia amat besar, begitu pula dengan kebutuhan masyarakat terhadap kendaraan bermotor khususnya mobil.

Mengutip data yang diberikan Gaikindo pada akhir 2020, rasio kepemilikan mobil baru 90-an unit per 1.000 penduduk. Ini sangat jomplang bahkan jika dibandingkan dengan negara - negara Asia Tenggara.

merek mobil China Chery

“Sifat konsumen dari generasi milenial juga terbuka dengan hal baru… Konsumen milenial inilah yang akan aktif menentukan pasar Indonesia. Yang tua – tua di Indonesia memang masih ada, tapi yang membentuk pasar ke depannya di Indonesia para milenial,” tambah Bebin via sambungan telepon.

Kendati begitu, Chery menurut Bebin tidak cukup hanya memberikan produk berkualitas, berteknologi tinggi, dengan harga amat bersaing. Mereka pun harus mengikuti Wuling dan DFSK yang membuka kembali kisah pemain asal ‘Negeri Tirai Bambu’ di pasar otomotif nasional dengan membangun pabrik perakitan, sebelum keduanya mulai aktif di pasar mulai 2017 dan 2018.

“Masyarakat, konsumen kita juga belajar bahwa ketika pabrik ada di sini artinya serius. Serius pengadaaan suku cadang, dalam membuat jaringan, dalam hal servis. Bukan sekadar barang datang (diimpor utuh), lalu dijual,” papar dia.

“Kalau tidak membangun pabrik di pasar kita ini, tidak akan bisa besar,” tutup Bebin. [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar