Ada Perbaikan Akibat Longsor, Sejumlah Kendaraan Dilarang Lintasi Tol Cipularang

Berita Otomotif

Ada Perbaikan Akibat Longsor, Sejumlah Kendaraan Dilarang Lintasi Tol Cipularang

BANDUNG – Perbaikan tebing yang longsor di sisi ruas Jalan Tol Cipularang KM 118+600 Bandung arah Jakarta menyebabkan Kepolisian harus melakukan rekayasan lalu lintas.

Rekayasa lalulintas yang bakal diterapkan yakni kendaraan dari arah Jakarta menuju Bandung. Kendaraan dari arah Bandung menuju Jakarta, kendaraan kecil (golongan I) arus lalulintas normal seperti biasa melewati jalur Tol Cipularang. Sementara kendaraan besar (golongan II ke atas) arus lalulintas dikeluarkan di Gerbang Tol Padalarang menuju Cikalong Wetan masuk Gerbang Tol Jatiluhur sepanjang 47 kilometer.

“Apabila terjadi kepadatan di GT Pasteur dan tempat wisata, maka masyarakat yang ingin kembali ke Jakarta bisa melewati jalur arteri Sukajadi – Lembang – Subang – masuk GT Cilameri – GT Cikatama,” ujar Kombes Eddy Djunaedi, Dirlantas Polda Jabar.

Kendati ada pengerjaan perbaikan longsor, pihaknya menegaskan kondisi jalan tol dari kedua arah tetap normal dan masih bisa digunakan seperti biasa.

“Sesuai pengecekan yang juga dilakukan Menteri PUPR kemarin, dipastikan kondisi jalannya masih sangat aman untuk dilalui kendaraan,” katanya.

Sebelumnya diberikan bahwa terjadi longsor sisi ruas jalan Tol Cipularang KM 118+600 Bandung arah Jakarta. Kejadian tersebut terjadi pada hari Selasa, 11 Februari 2020 akibat besarnya intensitas hujan saat itu.

Kondisi saat ini pada lokasi longsor telah dilakukan pemasangan dolken/cerucuk dan sandbag, pemasangan terpal untuk menghindari meresapnya air hujan secara langsung, pengaliran drainase air hujan, serta menyiagakan petugas pengawasan.

Selain itu dilakukan pula pengujian sondir pada area longsoran untuk mengetahui karakteristik tanah. Selanjutnya direncanakan untuk penanganan lereng dengan melakukan perkuatan dengan boredpile dan retaining wall untuk menstabilkan kondisi lereng serta melakukan penataan saluran air dan perbaikan saluran irigasi.

Jasa Marga juga mengantisipasi genangan yang lokasinya berada 8 meter dari Rumija KM 118+600 Arah Bandung dengan menggunakan 5 buah pompa dengan kapasitas total 450 liter/detik. Mereka juga melakukan pembersihan material lumpur untuk normalisasi saluran dengan mengoperasikan 3 unit excavator untuk pembersihan sedimentasi yang menghambat saluran gorong-gorong. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar