Ada Lebih dari 36 Ribu Mobil Toyota yang Terkena Recall di Indonesia

Berita Otomotif

Ada Lebih dari 36 Ribu Mobil Toyota yang Terkena Recall di Indonesia

JAKARTA – Enam model Toyota yang terkena recall (kampanye penarikan dan perbaikan gratis) di Indonesia jumlahnya lebih dari 36 ribu unit.

Seperti diberitakan sebelumnya, agen pemegang merek Toyota di Indonesia baru-baru ini mengumumkan recall karena potensi masalah pada komponen fuel pump (pompa BBM). Kebijakan ini adalah bagian dari recall global Toyota Motor Corporation.

Jenis mobil yang terkena recall beragam mulai dari sedan, multi purpose vehicle (MPV), sport utility vehicle (SUV), sampai dengan pick-up double cabin. Adapun model-modelnya adalah Corolla (tahun produksi 2018), Alphard (2017 – 2018), Kijang Innova (2017 – 2019), Fortuner (2017 – 2019), FJ Cruiser (2013 – 2014) plus Hilux (2017 – 2019).

“(Jumlah mobil yang kena recall) Toyota 36.842 unit,” kata Anton Jimmi Suwandy, Direktur Pemasaran PT. Toyota Astra Motor (TAM), via pesan singkat ketika Mobil123.com menanyakannya lebih lanjut pada Senin (3/8/2020) sore.

Sebagian besar dari volume tersebut, lanjut dia, adalah model-model IMV (Innovative International Multi-purpose Vehicle) yaitu Kijang Innova, Fortuner, plus Hilux. Sebagai informasi, IMV merupakan proyek produk global Toyota yang diinisiasi sejak awal 2000.

“Terutama Innova dan Fortuner karena volume jualannya, ya,” tandas Anton tanpa menyebut persentasenya secara rinci.

Para pelanggan bisa melakukan beberapa cara dalam mengecek apakah kendaraan mereka termasuk dalam recall. Pertama adalah mengontak jaringan outlet resmi Toyota terdekat yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia.

Kedua, menghubungi Toyota Customer Care (24 jam) di nomor telpon 1-500-315. Bisa pula mengunjungi situs www.toyota.astra.co.id/ssc dan memasukkan nomor rangka.

Untuk proses penggantian, konsumen disarankan melakukan booking service terlebih dahulu agar dealer dapat mempersiapkan stall, teknisi, dan suku cadang yang akan diganti. Pengecekan dan penggantian fuel pump berlangsung sekitar 2 jam hingga maksimal 4 jam dan tanpa dipungut biaya sama sekali.

Selama masa pandemi virus Corona (Covid-19), pelayanan pemeriksaan kendaraan tetap dapat dilakukan dengan memperhatikan kondisi dan mengikuti protokol yang berlaku di setiap daerahnya. Hal ini dilakukan untuk memastikan keselamatan teknisi maupun pelanggan tetap menjadi yang utama.

Proses penggantiaan dapat dilakukan di dealer yang masih beroperasi. Namun, untuk turut serta mengurangi potensi penularan Covid-19, penggantian ini juga dapat dilakukan setelah masa darurat selesai.

Pelanggan juga disarankan selalu memperhatikan tanda peringatan di kendaraan. Jika ada pertanda malfungsi segera bawa kendaraannya ke bengkel resmi Toyota terdekat. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar