ACC Dukung PMI untuk Donor Plasma Konvalesen

Berita Otomotif

ACC Dukung PMI untuk Donor Plasma Konvalesen

JAKARTA -  Astra Credit Companies (ACC), melakukan sinergi dengan Palang Merah Indonesia (PMI) Unit Donor Darah (UDD) Pusat dalam hal dukungan Donor Plasma Konvalesen.

Sinergi antara ACC dan UDD Pusat PMI dalam hal dukungan Donor Plasma konvalesen merupakan sinergi lanjutan yang telah dijalankan sejak tahun 2015. Pada sinergi tahap pertama ini ACC memberikan dukungan berupa 250 paket suplemen dan makanan untuk meningkatkan daya tahan tubuh kepada pendonor plasma konvalesen dan 750 paket new normal kit untuk pendonor darah PMI.

“Kami mendukung Gerakan Nasional Donor Darah Plasma Konvalesen sebagai salah satu kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) ACC dalam pilar kesehatan,” ungkap Arifianto Soendoro, EVP Corporate Communication & Strategic Management ACC.

Plasma darah konvalesen yang didonorkan oleh para penyintas Covid-19 digunakan sebagai salah satu metode pengobatan bagi penderita Covid-19. PMI sendiri telah menyiapkan 34 unit donor darah (UDD) yang tersebar di berbagai daerah untuk mendukung gerakan nasional donor plasma konvalesen yang dicanangkan pemerintah.

ACC
Saat ini, jumlah kasus Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia masih terus bertambah tanpa diketahui kapan akan berakhirnya. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya kasus positif harian yang ditemukan.

Ketika berita ini dibuat, terdapat sedikitnya 1.111.671 kasus positif di Indonesia atau meningkat 11.984 kasus dari hari sebelumnya. Dari total kasus positif ada 905.665 kasus sembuh dan 30.770 orang meninggal dunia. Sementara itu untuk jumlah kasus aktif mencapai 175.236 atau meningkat 2.660 orang dibandingkan hari sebelumnya.

Sedangkan untuk jumlah penerima vaksin Covid-19 di Indonesia juga bertambah sebanyak 49.766 orang dan total penerima meningkat menjadi 646.026 orang. Untuk total sasaran vaksinasi COVID-19, sebanyak 181.554.465 orang. Dan dari jumlah tersebut, terdapat 1.534.937 orang diantaranya adalah sasaran vaksinasi SDMK (Sumberdaya Manusia Kesehatan).

Guna menekan penularan, Pemerintah pun melakuan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Kebijakan yang secara umum hanya mengganti nama dari Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) ini sempat mengecewakan Presiden Joko Widodo. Hal ini karena kasus posistif terus meningkat namun kondisi ekonomi Indonesia tetap tersendat.

Kini bergulir wacana untuk kembali mengganti nama PPKM dengan PPKM mikro yang akan membatasi kegiatan masyarakat dalam wilayah terkecil yaitu RT/RW. Dengan demikian perekonomian diharapkan akan membaik. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar