8 Peristiwa Otomotif yang Menggemparkan Dunia

Berita Otomotif

8 Peristiwa Otomotif yang Menggemparkan Dunia

JAKARTA - Kasus penipuan emisi mesin diesel atau disebut dieselgate mencoreng nama besar Volkswagen Group. Kedigdayaan merek asal Jerman itu sirna secara tiba-tiba akibat dari menipu masyarakat dunia dengan akal bulusnya.

Memang trik cerdas Volkswagen Group ini sempat tidak tercium selama beberapa tahun, kasus ini terungkap di AS pada pertengahan tahun 2015. Pada akhirnya komite eksekutif VW mengakui ada 11 juta unit mobil di seluruh dunia yang dipasangi piranti khusus untuk memanipulasi uji emisi.

Pada akhirnya VW Group pun menghadapi tuntutan ratusan miliar sebagai bentuk ganti rugi.

Nah, peristiwa yang menimpa perusahaan Jerman ini mengingatkan kita pada kasus-kasus besar lain yang menimpa perusahaan otomotif di dunia.

1. General Motors (GM) harus 'menelan' malu ketika Chevrolet Corvair produksi 1960–1969 dianggap sebagai mobil paling tidak aman di setiap kecepatan menurut aktivis perlindungan konsumen Ralph Nader dalam bukunya.

Anggap tersebut karena mobil ini mengalami masalah pada suspensi. Mobil ini memiliki sistem suspensi tidak stabil yang memang dirancang untuk menginduksi understeer dan mengurangi oversteer.

Akibatnya penjualan langsung turun dari 220.000 unit yang terjual pada 1965 menjadi 15.000 unit pada tahun 1968. Publik pun sangat marah dan meminta GM untuk mengikuti aturan keselamatan lalu lintas AS pada tahun 1966.

2. National Highway Traffic Safety Administration (NHTSA) menemukan keanehan pada Ford Pinto 1974. Regulator pun melakukan penyelidikan sampai 1977. Penyelidikan tidak berakhir sia-sia.

Pabrikan dianggap tidak mengutamakan keselamatan penghuni mobil karena tangki bahan bakarnya bisa pecah ketika mobil mengalami kecelakaan, yang mengakibatkan bahan bakar tumpah. Tangki BBM tersebut duduk di antara poros roda belakang dan bumper belakang.

Ford dinilai tahu tentang masalah ini, namun mereka sengaja mengabaikan. Ford pun dituntut ganti rugi dan memperbaiki masalah ini di tahun yang sama.

3. Selama periode 1982-1987, Audi mengeluarkan recall untuk 5.000 unit kendaraan. Recall ini karena insiden mobil melaju secara tiba-tiba akibat dari kerusakan pedal gas. Saat itu Audi dianggap melakukan skandal kecurangan karena mengabaikan kasus ini hingga harus ada enam kematian dan hampir 700 kecelakaan. Namun belakangan Audi terbukti lepas dari jeratan skandal. Audi bertanggungjawab dengan kasus yang menimpa mereka.

4. Ford dan perusahaan ban Firestone diduga melakukan skandal kecurangan dalam pemilihan ban pada tahun 1970. Kasusnya bermula saat tapak ban dinilai tidak standar yang menyebabkan ban bisa pecah dengan kecepatan tertentu. Akibat kesalahan tapak ban, kasus ini menyebabkan sekitar 250 kematian dan ribuan luka-luka.

NHTSA menghubungi Ford dan Firestone tentang masalah ini. Kedua perusahaan  menghadapi banyak tuntutan hukum, dan Firestone harus menarik 2,8 juta ban.

5. Toyota dihujat konsumen di seluruh dunia karena kasus masalah pedal gas Prius dan ribuan mobil Lexus lain dalam kurun waktu 2009-2010. Mobil-mobil lansiran Toyota mengalami kerusakan pedal gan dan melaju cepat. Banyak korban jiwa akibat kerusakan sistem pedal gas ini.

Toyota juga harus membayar tuntuan US$ 1,2 miliar. Reputasi Toyota sempat anjlok. Masyarakat Amerika sempat tidak percaya dan takut menggunakan mobil-mobil lansiran Toyota.

6. Pada bulan Februari 2014, General Motors menarik sekitar 800.000 Chevrolet Cobalt dan Pontiac G5 untuk masalah saklar pengapian. Kasus ini tidak bisa dilupakan karena banyak memakan korban jiwa. Akibat kejadian ini GM dituntut lebih dari US$ 900 juta.

7. Kantung udara Takata mengalami cacat fungsi setelah adanya peristiwa kecelakaan yang mengakibatkan tewasnya delapan orang dan seratus orang lainnya mengalami cedera. Airbag produksi Takata dinilai berpotensi meledak serta melontarkan serpihan logam. Puluhan juta mobil di dunia termasuk mobil Honda di Indonesia harus ditarik dari pasaran untuk dilakukan perbaikan (di Amerika Serikat sekitar 19 juta kendaraan).

8. Dan kasus terbaru datang dari Volkswagen Group. Kasus penipuan emisi mesin diesel atau disebut dieselgate yang mengguncang dunia. Kasus ini banyak terjadi pada mobil-mobil VW yang dipasarkan di Amerika Serikat. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual