Mobil123.com
Aplikasi Mobil123.com
Download Gratis – iCar Asia Limited
4.4
33,336

6 Penyebab Ban Mobil Lebih Cepat Habis

Panduan Pembeli

6 Penyebab Ban Mobil Lebih Cepat Habis

JAKARTA – Ban merupakan komponen mobil yang sangat penting karena bersentuhan langsung dengan jalan. Kondisi tersebut membuat ban haruslah rutin untuk dirawat guna memastikan keselamatan berkendara.

Untuk itu, Auto2000 pun memberikan informasi beberapa hal yang menjadi penyebab kerusakan pada ban sehingga pemilik kendaraan bisa menghindari hal tersebut.

Tekanan Udara Ban Kurang

Ban Cepat habis

Tak hanya memiliki peran untuk menggerakkan kendaraan, ban juga menjadi tumpuan dari berat kendaraan. Untuk itu tekanan ban harus tetap terjaga guna meringankan beban kerja dari dinding ban dan menghindari adanya defleksi berlebihan. Telapak ban yang mendapat tekanan berlebihan pun bisa membuatnya cepat aus. Untuk menghindarinya, selalu periksa tekanan udara ban setidaknya satu pekan sekali.

Membawa Muatan Berlebihan

Kelebihan muatan juga menjadi salah satu penyebab utama dari keausan ban pada kendaraan. Kendaraan yang memuat beban berlebih akan membuat ban harus menopang bobot lebih banyak sehingga menjadikannya bekerja lebih keras. Sebaiknya sesuaikan bobot muatan dengan buku manual yang disarankan.

Tak Pernah Melakukan Spooring

Ban

Spooring sangat penting karena berfungsi untuk menyetel ulang kaki-kaki setelah sekian lama digunakan. Pemakaiakn mobil dalam jangka waktu panjang bisa membuat penyimpangan pada roda akibat pergerakan pada komponen kaki-kaki. Efeknya akan berpengaruh pada kerja roda yang tidak seimbang dan habisnya telapak ban secara tidak merata. Spooring adalah langkah yang bisa mencegah hal tersebut terjadi.

Kerusakan pada Kaki-kaki Kendaraan

Komponen kaki-kaki kendaraan seperti shock absorber yang bocor bisa menyebabkan kinerja ban tidak optimal dan menyebabkan keausan pada mobil. Umumnya kerusakan kaki-kaki menyebabkan ada sisi ban yang mendapat beban lebih dan membuat telapak ban lebih cepat aus. Untuk itu disarankan kepada pelanggan untuk melakukan spooring saat servis berkala.

Tidak Melakukan Rotasi Ban

Ban yang tidak pernah dilakukan rotasi juga dapat membuat keausan yang tidak merata. Guna menjaga keseimbangan agar telapak ban menipis secara merata dan bertahap maka ban harus dirotasi setiap 10.000 km atau 6 bulan sekali.

Gaya Mengemudi

Gaya berkendara agresif juga membuat ban mobil menjadi lebih cepat habis karena gesekan dengan permukaan jalan. Gaya mengemudi ini tentunya adalah hal yang paling umum menyebabkan ban menjadi lebih cepat habis. Untuk itu pastikan berkendara dengan kecepatan konstan dan lebih tenang. [Adi/Had]

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar