Fakta Penting Geely Starray EM-i di Indonesia: SUV Plug-in Hybrid Rp499 Juta Produksi Lokal di Purwakarta
Adu Spesifikasi SUV Listrik Rp 250–500 Jutaan: Jaecoo J5 EV vs BYD Atto 3 vs Geely EX5, Siapa yang Paling Unggul?
Beranda Berita Panduan Pembeli 6 Fakta Penting Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+; Pakai Skema Sewa Baterai Ala Vinfast 6 Fakta Penting Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+; Pakai Skema Sewa Baterai Ala Vinfast Panduan Pembeli Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 20 May 2025 11:41 Merayakan 50 tahun kiprahnya di industri elektronik dan teknologi, Polytron beberapa waktu lalu meluncurkan mobil listrik pertamanya, yakni Polytron G3 dan G3+. Peluncuran ini tak hanya menjadi langkah maju bagi Polytron, sekaligus merayakan 50 tahun kiprahnya di industri elektronik dan teknologi dari perusahaan nasional ini. Polytron memiliki misi untuk hadirkan aksesibilitas kendaraan listrik yang lebih luas bagi keluarga Indonesia. Polytron G3+ hadir dengan 2 varian warna yaitu Midnight Black dan Galaxy Grey, sedangkan Polytron G3 tersedia 2 varian warna juga yaitu Aurora White dan Twilight Blue. "Di tengah tantangan global terkait perubahan iklim, transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan menjadi sangat penting. Kendaraan listrik merupakan salah satu solusi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kualitas udara di kota-kota besar di Indonesia," tegas Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita. Harga Polytron G3 mencapai Rp419 juta on the road (OTR) Jakarta. Namun dengan skema sewa baterai, harganya bisa menjadi hanya Rp299 juta OTR Jakarta. Kemudian untuk Polytron G3+ harganya mencapai Rp459 juta OTR Jakarta. Harganya menjadi Rp339 juta OTR Jakarta bila konsumen membeli dengan skema sewa baterai. Pemesanan Polytron G3 dan Polytron G3+ sudah dibuka lewat situs resmi Polytron atau marketplace Blibli. 1. Polytron G3 Gunakan Skema Berlangganan Baterai Pada peluncuran mobil listrik G3 dan G3+ ini Polytron turut memperkenalkan skema Battery-as-a-Service (BaaS). Ini jadi sebuah solusi kepemilikan baru yang memungkinkan konsumen memiliki kendaraan listrik tanpa harus membeli baterai di awal sehingga harganya lebih terjangkau. Biaya sewa baterai mobil listrik Polytron sebesar Rp1,2 juta per bulan untuk jarak maksimal 1.500 km. Jika melebihi, maka konsumen dikenakan biaya tambahan Rp800 per km. Dalam skema BaaS mencakup garansi baterai seumur hidup selama masa berlangganan. Artinya, konsumen tidak perlu lagi khawatir terhadap performa atau biaya penggantian baterai di kemudian hari. "Polytron G3 & G3+ adalah langkah kami untuk membawa kendaraan listrik lebih dekat dengan masyarakat luas dengan menawarkan BaaS sebagai solusi atas biaya akuisisi awal yang tinggi namun tetap menghadirkan kemewahan dalam setiap perjalanan," sebut Chief Executive Officer Polytron, Hariono. Melalui skema ini, konsumen juga mendapat garansi baterai seumur hidup selama masa sewa. Kemudian, bagi pengguna yang memilih model kepemilikan konvensional, Polytron juga menyediakan opsi pembelian baterai dengan garansi 8 tahun atau 180.000 km, serta garansi kendaraan hingga 5 tahun atau 150.000 km. Selain itu, setiap pembelian Polytron G3 dan G3+ dibekali portable charger serta V2L charger. Skema ini tersedia berdasarkan data yang dihimpun Polytron, 73% konsumen menempatkan biaya sebagai faktor paling penting. Ini membuktikan bahwa harga tetap menjadi pertimbangan utama bagi konsumen saat ingin menggunakan teknologi baru seperti mobil listrik. 2. Spesifikasi Polytron G3 dan G3+, Tenaga dan Torsi Lumayan Oke Polytron G3 sebenarnya merupakan model rebadge dari mobil listrik di China yaitu Skyworth K EV. Adapun output dari Polytron G3 tenaga maksimalnya 201 hp, dengan torsi puncak 320 Nm yang kemudian menggerakkan kedua roda depan. Kedua varian Polytron G3 menggunakan baterai jenis lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 51,9 kWh dengan jarak tempuh maksimal 402 km (CLTC Test). Mobil listrik ini mendukung sistem fast charging yang bisa membuat pengisian daya baterai 20-70 persen membutuhkan waktu kurang dari 35 menit. 3. Polytron G3 Series Dibekali Fitur ADAS yang Melimpah Polytron G3 dan G3+ hadir sebagai kendaraan listrik dengan fitur keselamatan yang komprehensif. Mobil ini dilengkapi dengan 21 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System). ADAS yang mencakup seperti Auto Parking Assist, Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, dan Blind Spot Detection. Teknologi tersebut dihadirkan demi memberikan pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman dalam berbagai kondisi jalan. Kehadiran 6 airbags memastikan perjalanan tetap aman dan menyenangkan dalam setiap situasi. 4. Fitur yang Canggih dan Praktis Tidak ketinggalan, mobil listrik Polytron ini juga didukung Smartphone Control yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengontrol berbagai fungsi kendaraan langsung dari smartphone mereka. Pengguna bisa membuka dan mengunci pintu, mengatur suhu kabin, hingga memantau status kendaraan, yang semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi. Pada kabinnya terpampang layar sentuh 12,8 inci yang terhubung ke Android Auto dan Apple CarPlay. Tidak ketinggalan, fitur wireless phone charging, G3 dan G3+ memastikan setiap aktivitas digital tetap lancar dan terintegrasi selama di perjalanan. Kenyamanan audio pun ditingkatkan melalui XBR Audio System by Polytron, dengan konfigurasi 8-way surround speaker yang dilengkapi tweeter dan powerful woofer, menciptakan kualitas suara yang detail dan imersif. Dari sisi fungsional, terdapat fitur Camping Mode dan output listrik 220V, memungkinkan pengguna menjalankan berbagai perangkat elektronik kapan saja, di mana saja. 5. Desain Interior yang Premium dan Modern Desain interior G3 dan G3+ mengusung konsep kenyamanan maksimal dengan nuansa elegan. Tersedia panoramic sunroof, ambient light, serta dashboard dan setir berlapis material kulit. Kabin belakang yang luas juga dilengkapi dengan pengaturan tempat duduk yang fleksibel untuk menambah kenyamanan baik saat berkendara jarak dekat maupun jauh. G3 dan G3+ dibekali bagasi ekstra besar hingga 1.141 liter yang dapat diakses dengan electric tailgate dan dilengkapi tirai bagasi untuk keamanan tambahan. Ini membuat pengemudi dan penumpang akan merasakan suasana kabin yang lapang dan modern. 6. Polytron G3 dan G3+ Sudah Dirakit Secara Lokal Komitmen Polytron dalam mendiversifikasi bisnis melalui peluncuran mobil listrik sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mempercepat tercapainya target netralitas karbon atau net zero emission (NZE) pada tahun 2060. Adapun model G3 dan G3+ ini telah dirakit secara lokal dan memenuhi unsur Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen. "Ini adalah bukti nyata bahwa industri otomotif Indonesia mampu memproduksi kendaraan bermotor sendiri dengan kualitas yang bersaing. Lebih dari itu, mobil listrik ini juga memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi, yang mencerminkan kemajuan luar biasa dalam kemampuan manufaktur dalam negeri.” ungkap Agus. Kesimpulan Peluncuran Polytron G3 dan G3+ menandai langkah penting dalam transformasi bisnis Polytron, dari produsen elektronik ke pemain otomotif nasional yang serius di segmen kendaraan listrik. Dengan mengusung misi memperluas aksesibilitas mobil listrik bagi masyarakat Indonesia, Polytron menghadirkan inovasi melalui skema Battery-as-a-Service (BaaS)—yang menjadikan harga mobil lebih terjangkau dan bebas kekhawatiran akan baterai. Dibekali tenaga 201 hp dan torsi 320 Nm, jarak tempuh hingga 402 km, serta pengisian cepat, Polytron G3 series menawarkan performa yang kompetitif. Mobil ini juga unggul dari sisi fitur keselamatan dan kenyamanan berkat kehadiran 21 fitur ADAS, layar sentuh besar, konektivitas smartphone, serta interior mewah yang mendukung gaya hidup modern. Tak kalah penting, Polytron G3 dan G3+ dirakit secara lokal dengan tingkat kandungan dalam negeri mencapai 40%, selaras dengan target pemerintah menuju net zero emission pada 2060. Dengan semua keunggulan tersebut, Polytron tidak hanya menghadirkan mobil listrik canggih dan mewah, tapi juga menjadikannya lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, sekaligus menunjukkan bahwa industri otomotif nasional mampu bersaing di era elektrifikasi kendaraan. (YS) ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I Cetak Yongki Sanjaya Putra Editor Berita Utama Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ... 833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ... Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ... Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ... Komentar
6 Fakta Penting Mobil Listrik Polytron G3 dan G3+; Pakai Skema Sewa Baterai Ala Vinfast Panduan Pembeli Yongki Sanjaya Putra https://www.mobil123.com/authors/1270/yongki-sanjaya-putra | 20 May 2025 11:41 Merayakan 50 tahun kiprahnya di industri elektronik dan teknologi, Polytron beberapa waktu lalu meluncurkan mobil listrik pertamanya, yakni Polytron G3 dan G3+. Peluncuran ini tak hanya menjadi langkah maju bagi Polytron, sekaligus merayakan 50 tahun kiprahnya di industri elektronik dan teknologi dari perusahaan nasional ini. Polytron memiliki misi untuk hadirkan aksesibilitas kendaraan listrik yang lebih luas bagi keluarga Indonesia. Polytron G3+ hadir dengan 2 varian warna yaitu Midnight Black dan Galaxy Grey, sedangkan Polytron G3 tersedia 2 varian warna juga yaitu Aurora White dan Twilight Blue. "Di tengah tantangan global terkait perubahan iklim, transisi menuju kendaraan yang lebih ramah lingkungan menjadi sangat penting. Kendaraan listrik merupakan salah satu solusi untuk mengurangi emisi gas rumah kaca dan meningkatkan kualitas udara di kota-kota besar di Indonesia," tegas Menteri Perindustrian Republik Indonesia, Agus Gumiwang Kartasasmita. Harga Polytron G3 mencapai Rp419 juta on the road (OTR) Jakarta. Namun dengan skema sewa baterai, harganya bisa menjadi hanya Rp299 juta OTR Jakarta. Kemudian untuk Polytron G3+ harganya mencapai Rp459 juta OTR Jakarta. Harganya menjadi Rp339 juta OTR Jakarta bila konsumen membeli dengan skema sewa baterai. Pemesanan Polytron G3 dan Polytron G3+ sudah dibuka lewat situs resmi Polytron atau marketplace Blibli. 1. Polytron G3 Gunakan Skema Berlangganan Baterai Pada peluncuran mobil listrik G3 dan G3+ ini Polytron turut memperkenalkan skema Battery-as-a-Service (BaaS). Ini jadi sebuah solusi kepemilikan baru yang memungkinkan konsumen memiliki kendaraan listrik tanpa harus membeli baterai di awal sehingga harganya lebih terjangkau. Biaya sewa baterai mobil listrik Polytron sebesar Rp1,2 juta per bulan untuk jarak maksimal 1.500 km. Jika melebihi, maka konsumen dikenakan biaya tambahan Rp800 per km. Dalam skema BaaS mencakup garansi baterai seumur hidup selama masa berlangganan. Artinya, konsumen tidak perlu lagi khawatir terhadap performa atau biaya penggantian baterai di kemudian hari. "Polytron G3 & G3+ adalah langkah kami untuk membawa kendaraan listrik lebih dekat dengan masyarakat luas dengan menawarkan BaaS sebagai solusi atas biaya akuisisi awal yang tinggi namun tetap menghadirkan kemewahan dalam setiap perjalanan," sebut Chief Executive Officer Polytron, Hariono. Melalui skema ini, konsumen juga mendapat garansi baterai seumur hidup selama masa sewa. Kemudian, bagi pengguna yang memilih model kepemilikan konvensional, Polytron juga menyediakan opsi pembelian baterai dengan garansi 8 tahun atau 180.000 km, serta garansi kendaraan hingga 5 tahun atau 150.000 km. Selain itu, setiap pembelian Polytron G3 dan G3+ dibekali portable charger serta V2L charger. Skema ini tersedia berdasarkan data yang dihimpun Polytron, 73% konsumen menempatkan biaya sebagai faktor paling penting. Ini membuktikan bahwa harga tetap menjadi pertimbangan utama bagi konsumen saat ingin menggunakan teknologi baru seperti mobil listrik. 2. Spesifikasi Polytron G3 dan G3+, Tenaga dan Torsi Lumayan Oke Polytron G3 sebenarnya merupakan model rebadge dari mobil listrik di China yaitu Skyworth K EV. Adapun output dari Polytron G3 tenaga maksimalnya 201 hp, dengan torsi puncak 320 Nm yang kemudian menggerakkan kedua roda depan. Kedua varian Polytron G3 menggunakan baterai jenis lithium ferro phosphate (LFP) berkapasitas 51,9 kWh dengan jarak tempuh maksimal 402 km (CLTC Test). Mobil listrik ini mendukung sistem fast charging yang bisa membuat pengisian daya baterai 20-70 persen membutuhkan waktu kurang dari 35 menit. 3. Polytron G3 Series Dibekali Fitur ADAS yang Melimpah Polytron G3 dan G3+ hadir sebagai kendaraan listrik dengan fitur keselamatan yang komprehensif. Mobil ini dilengkapi dengan 21 fitur ADAS (Advanced Driver Assistance System). ADAS yang mencakup seperti Auto Parking Assist, Adaptive Cruise Control, Lane Departure Warning, dan Blind Spot Detection. Teknologi tersebut dihadirkan demi memberikan pengalaman berkendara lebih aman dan nyaman dalam berbagai kondisi jalan. Kehadiran 6 airbags memastikan perjalanan tetap aman dan menyenangkan dalam setiap situasi. 4. Fitur yang Canggih dan Praktis Tidak ketinggalan, mobil listrik Polytron ini juga didukung Smartphone Control yang memungkinkan pengguna mengakses dan mengontrol berbagai fungsi kendaraan langsung dari smartphone mereka. Pengguna bisa membuka dan mengunci pintu, mengatur suhu kabin, hingga memantau status kendaraan, yang semuanya bisa dilakukan melalui aplikasi. Pada kabinnya terpampang layar sentuh 12,8 inci yang terhubung ke Android Auto dan Apple CarPlay. Tidak ketinggalan, fitur wireless phone charging, G3 dan G3+ memastikan setiap aktivitas digital tetap lancar dan terintegrasi selama di perjalanan. Kenyamanan audio pun ditingkatkan melalui XBR Audio System by Polytron, dengan konfigurasi 8-way surround speaker yang dilengkapi tweeter dan powerful woofer, menciptakan kualitas suara yang detail dan imersif. Dari sisi fungsional, terdapat fitur Camping Mode dan output listrik 220V, memungkinkan pengguna menjalankan berbagai perangkat elektronik kapan saja, di mana saja. 5. Desain Interior yang Premium dan Modern Desain interior G3 dan G3+ mengusung konsep kenyamanan maksimal dengan nuansa elegan. Tersedia panoramic sunroof, ambient light, serta dashboard dan setir berlapis material kulit. Kabin belakang yang luas juga dilengkapi dengan pengaturan tempat duduk yang fleksibel untuk menambah kenyamanan baik saat berkendara jarak dekat maupun jauh. G3 dan G3+ dibekali bagasi ekstra besar hingga 1.141 liter yang dapat diakses dengan electric tailgate dan dilengkapi tirai bagasi untuk keamanan tambahan. Ini membuat pengemudi dan penumpang akan merasakan suasana kabin yang lapang dan modern. 6. Polytron G3 dan G3+ Sudah Dirakit Secara Lokal Komitmen Polytron dalam mendiversifikasi bisnis melalui peluncuran mobil listrik sejalan dengan upaya pemerintah Indonesia untuk mempercepat tercapainya target netralitas karbon atau net zero emission (NZE) pada tahun 2060. Adapun model G3 dan G3+ ini telah dirakit secara lokal dan memenuhi unsur Tingkat Kandungan Dalam Negeri (TKDN) sebesar 40 persen. "Ini adalah bukti nyata bahwa industri otomotif Indonesia mampu memproduksi kendaraan bermotor sendiri dengan kualitas yang bersaing. Lebih dari itu, mobil listrik ini juga memiliki tingkat komponen dalam negeri (TKDN) yang tinggi, yang mencerminkan kemajuan luar biasa dalam kemampuan manufaktur dalam negeri.” ungkap Agus. Kesimpulan Peluncuran Polytron G3 dan G3+ menandai langkah penting dalam transformasi bisnis Polytron, dari produsen elektronik ke pemain otomotif nasional yang serius di segmen kendaraan listrik. Dengan mengusung misi memperluas aksesibilitas mobil listrik bagi masyarakat Indonesia, Polytron menghadirkan inovasi melalui skema Battery-as-a-Service (BaaS)—yang menjadikan harga mobil lebih terjangkau dan bebas kekhawatiran akan baterai. Dibekali tenaga 201 hp dan torsi 320 Nm, jarak tempuh hingga 402 km, serta pengisian cepat, Polytron G3 series menawarkan performa yang kompetitif. Mobil ini juga unggul dari sisi fitur keselamatan dan kenyamanan berkat kehadiran 21 fitur ADAS, layar sentuh besar, konektivitas smartphone, serta interior mewah yang mendukung gaya hidup modern. Tak kalah penting, Polytron G3 dan G3+ dirakit secara lokal dengan tingkat kandungan dalam negeri mencapai 40%, selaras dengan target pemerintah menuju net zero emission pada 2060. Dengan semua keunggulan tersebut, Polytron tidak hanya menghadirkan mobil listrik canggih dan mewah, tapi juga menjadikannya lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, sekaligus menunjukkan bahwa industri otomotif nasional mampu bersaing di era elektrifikasi kendaraan. (YS) ✕ Mari terhubung di Whatsapp Kami melindungi informasi pribadi Anda sesuai dengan Kebijakan Perlindungan Data Pribadi Saya setuju dengan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi Mobil123.com Saya bersedia dihubungi oleh Mobil123.com dan penjual mobil, afiliasi bisnis, dan mitranya. Lihat penawaran mobil terbaik! Prev Next Penawaran special - hubungi sekarang! hari jam Hrg. Psrn. I
Kia Makin Serius di Indonesia: Target Punya 100 Diler dan Jual 40 Ribu Mobil pada 2030 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Kia makin serius di Indonesia. Prinsipal mereka di Korea Selatan kini turun tangan langsung melalui PT Kia Sales Indonesia. Target-target ...
833 Ribu Mobil Laku di RI 2025, Ada Kejutan di Daftar Merek Mobil Terlaris! Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Sebanyak 833 ribu unit mobil laku terjual di Indonesia sepanjang 2025. Tahun ini, ada kejutan di daftar 10 merek mobil terlaris. Menurut ...
Salut! Daihatsu 17 Tahun Jadi Merek Mobil Terlaris Kedua di Indonesia Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 JAKARTA – Daihatsu mempertahankan status mereka sebagai merek mobil terlaris kedua di Indonesia selama nyaris dua dekade. Target Daihatsu tercapai. ...
Bocoran Pertama Soal Mobil Baru Chery pada 2026 Berita Otomotif Insan Akbar | 15 January 2026 TANGERANG – Chery sudah memberikan bocoran pertama terkait rencana peluncuran mobil baru mereka di Indonesia pada 2026. Great Regional Manager PT ...