50 Tahun di Indonesia, Toyota Ungkap Rencana Mereka Selanjutnya

Berita Otomotif

50 Tahun di Indonesia, Toyota Ungkap Rencana Mereka Selanjutnya

JAKARTA – Toyota pada tahun ini merayakan 50 tahun eksistensi mereka di Indonesia. Dalam jangka waktu tersebut, mereka telah menyebar lebih dari 300 dealer dan menjual nyaris 30 model. Memasuki usia separuh abad, apa rencana Toyota di negeri ini?

Toyota mulai hadir di Indonesia pada 1971. Di ulang tahun setengah abad mereka pada 2021, merek asal Jepang tersebut pertama-tama menekankan ambisi bertransformasi dari sekadar pabrikan mobil menjadi perusahaan mobilitas di Tanah Air yang sejalan dengan misi global. Beragam layanan terkait itu akan mereka hadirkan di masa mendatang.

“Berkembang dari perusahaan mobil menjadi sebuah perusahaan mobilitas, kami berkomitmen untuk menciptakan Mobility Happiness for All di mana kami tidak hanya menghadirkan ever-better cars, namun juga memberikan layanan Total Mobility Solution yang tentunya sesuai dengan tren dan kebutuhan masyarakat yang terus berkembang sehingga kami dapat senantiasa menjadi bagian dari solusi mobilitas di Indonesia, dari saat ini hingga nanti,” kata President Director PT Toyota Astra Motor (TAM) Susumu Matsuda melalui keterangan resmi pada Selasa (5/1/2021).

Salah satu perwujudan dari misi tersebut di Indonesia adalah kehadiran layanan Kinto One. Dengan layanan ini, konsumen tak perlu membeli mobil dan dapat menyewa (subscribe/berlangganan) selama 3 tahun dengan biaya bulanan yang mencakup banyak aspek seperti servis, pajak serta asuransi.


Berbagai layanan digital juga sudah mereka rilis di sektor penjualan dan purnajual. Ada Toyota Chatbot, mTOYOTA, Toyota Virtual Expo dan Halobeng.

Mengawali penjualan mereka dengan model-model impor pada awal 1970-an, Toyota kemudian membangun lima pabrik perakitan mobil serta mesin. Negeri ini juga sudah menjadi salah satu basis produksi global (hub) di Asia Pasifik dan mengekspor ke lebih dari 80 negara di Asia, Afrika, Amerika Latin, Karibia dan Timur Tengah.

“Ke depan, kami berkomitmen untuk terus turut serta secara aktif dalam pengembangan industri otomotif Indonesia dan menambah kandungan lokal melalui pendalaman industri hulu, termasuk produk berteknologi tinggi yang berbasis elektrifikasi untuk turut mendukung program pemerintah dalam menurunkan emisi dan sekaligus memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia yang terus berkembang,” ujar President Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Warih Andang Tjahjono menyebut misi mereka selanjutnya.


Hingga kini, salah satu merek mobil terlaris sedunia itu telah mempunyai 333 dealer. Mereka juga menjual lebih 20 model—tepatnya 28 model, berdasarkan penelusuran Mobil123.com di situs resmi Toyota Indonesia.

Jenisnya beragam mulai dari MPV, SUV, Hathback, Sedan, Commercial, hingga Sport. Ada yang bermesin konvensional (bensin/diesel), hyrid, plug-in hybrid (PHEV), sampai battery electric vehicle (BEV/listrik murni). Jumlah ini akan mereka tambah terus, termasuk yang berteknologi ramah lingkungan.

“Tidak hanya dengan terus menghadirkan teknologi elektrifikasi yang lengkap untuk dipilih sesuai kebutuhan pelanggan, mulai dari Hybrid, PHEV dan BEV, tapi juga membangun ekosistem untuk memberikan kesempatan bagi masyarakat agar dapat merasakan pengalaman bermobilitas dengan kendaraan elektrifikasi,” kata Vice President Director PT TAM Henry Tanoto menjelaskan rencana ketiga mereka.

Toyota merayakan usia setengah abad di Nusantara dengan logo khusus. Logo tersebut antara lain melambangkan umur 50 tahun, semangat menghadapi tantangan mobilitas di masa depan, peran masyarakat Indonesia, keinginan menghadirkan kendaraan ramah lingkungan dan filosofi Toyota dalam pengembangan produk. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar