5 Low MPV Diluncurkan di Dua Bulan Pertama 2019, Persaingan Makin Ketat

Mobil Baru

5 Low MPV Diluncurkan di Dua Bulan Pertama 2019, Persaingan Makin Ketat

JAKARTA – Sebanyak lima multi purpose vehicle (MPV) berharga terjangkau dari pabrikan besar baru sudah terjun ke pasar otomotif Indonesia pada bulan-bulan awal tahun yang baru.

2019 baru mau menyentuh akhir Februari, tapi para pabrikan sudah ngebut meluncurkan mobil-mobil baru. Hampir seluruhnya merupakan MPV, khususnya yang berharga Rp 200 juta-an di kelas low multi purpose vehicle (LMPV).

Toyota – Daihatsu mengawali dengan Avanza maupun Xenia facelift pada Januari. Suzuki Ertiga dengan penambahan fitur menyusul pada 16 Februari.

Pada 19 Februari, keluarlah All-New Nissan Livina yang turun kelas dari medium MPV ke LMPV plus MPV premium All-New Nissan Serena. Hanya dalam selisih sekitar 48 jam, Honda Mobilio facelift menyusul.

Semua model tersebut datang setelah dua LMPV baru, Mitsubishi Xpander plus Wuling Confero, muncul pada Agustus 2017.

MPV adalah Basis
Fransiskus Soerjopranoto, Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor, melihat hal ini sebagai respons para pabrikan terhadap kondisi pasar terkini. Menurut dia, demi mendorong pasar di tengah tahun politik dan beberapa tantangan lain, dibutuhkan antara lain agresivitas untuk merilis model baru khususnya di segmen harga Rp 200 juta ke atas.

“Segmen bawah yang diisi mobil-mobil low cost green car (LCGC) kan isunya di sumber pembiayaan dan kredit macet. Pasar pertengahan berharga Rp 200 juta hingga di atasnya yang menjadi daya tarik adalah pengenalan produk baru,” paparnya ketika diwawancarai Mobil123.com via sambungan telepon pada Kamis (21/2/2019) malam.

Adapun MPV, khususnya LMPV, sendiri menurut dia merupakan fundamental dari pasar Indonesia. Karena itu, wajar jika banyak MPV anyar tampak.

“Sewaktu dulu kita ketemu, Anda pernah tanya apakah tren sport utility vehicle (SUV) ini akan membuat karakter pasar Indonesia akan berubah dari MPV ke SUV. Saya bilang tidak dan saya katakan lagi sekarang. Pasar Indonesia secara fundamental tidak bisa diubah ke arah SUV atau pun sedan nantinya. Tetap akan berkiblatnya ke MPV. Ini karena dari awal sudah MPV seperti Toyota Kijang yang diperkenalkan di sini pertama kalinya dan kendaraan tujuh penumpang sudah jadi dasar konsumen di Indonesia,” tandasnya.

Soerjopranoto lalu memprediksi banyak model kendaraan menengah hingga menengah ke atas akan menyusul di bulan-bulan berikutnya. Jenisnya sendiri tidak hanya MPV, tapi juga SUV dan lain-lain seharga Rp 200 juta ke atas.

Dengan agresivitas para pabrikan, Soerjopranoto meyakini pasar tetap bisa bertahan setidaknya di level yang sama seperti tahun lalu yaitu 1,15 juta. Padahal, dari rekam jejak, di beberapa Pemilihan Umum terakhir pasar selalu turun.

“MPV akan bertambah kontribusinya. Jika tahun lalu total MPV sekitar 44 – 45 persen, tahun ini akan lebih dari 45 persen,” tandasnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support