3 Keunggulan yang Bikin Laris Daihatsu Sirion

Berita Otomotif

3 Keunggulan yang Bikin Laris Daihatsu Sirion

JAKARTA – Daihatsu Sirion di Indonesia boleh jadi tidak terlalu bersinar penjualannya, namun di Malaysia, mobil tersebut adalah pujaan.

Azarul Amir, General Manager Service Operations Perodua mengatakan bahwa sejak saat peluncurannya, All-new Daihatsu Sirion telah dipesan sebanyak 36 ribu unit. Jumlah tersebut membuat Perodua Myvi (nama Daihatsu Sirion di Malaysia) menjadi tulang punggung penjualan bagi Perodua.

“Ada tiga hal yang setidaknya menjadikan mobil ini disukai oleh masyarakat Malaysia. Pertama adalah dari segi desain yang memang dibuat agar cocok dengan selera masyarakat Malaysia. Kedua adalah dari konsumsi BBM (bahan bakar minyak) yang hemat dan ketiga dari sisi keselamatan. Perodua Myvi mendapatkan rating keselamatan bintang lima dai ASEAN NCAP,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa saat ini di Malaysia, masyarakatnya memang lebih menyukai mobil kecil. Maka dari itulah, Perodua Myvi bisa menjadi salah satu pilihan utama masyarakat di sana.

Di Malaysia sendiri, Perodua Myvi hadir dengan dua pilihan mesin yaitu 1.300 cc dan 1.500 cc. Namun bila melihat sejarah Daihatsu Sirion di Indonesia, maka kemungkinan besar PT Astra Daihatsu Motor, agen pemegang merek Daihatsu di Indonesia, hanya akan meluncurkan pilihan mesin 1.300 cc. Meski demikian, mereka mengklaim tidak akan menguranagi spesifikasi yang ada.

“Daihatsu Sirion yang akan kami luncurkan di bulan Februari nanti akan memiliki spesifikasi sama dengan Perodua Myvi di Malaysia. Perbedaannya hanya pada logonya saja, sisanya sama,” ungkap Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor.

Meski Daihatsu Sirion di Malaysia sangat sukses, dirinya mengaku tidak akan terlalu muluk untuk meraih kesuksesan serupa di Indonesia. Hal ini karena pasar Indonesia lebih menyukai kendaraan tiga baris ketimbang dua baris.

“Selama ini penjualannya hanya sekitar 200 unit per bulan, jadi angka tersebut rasanya tidak akan jauh berbeda. Pasar city car itu memang cukup kecil di Indonesia, tapi bukan berarti tidak penting,” pungkasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual