2021 Mesin Diesel Wajib Berstandar EURO 4, Isuzu: Kami Siap

Berita Otomotif

2021 Mesin Diesel Wajib Berstandar EURO 4, Isuzu: Kami Siap

JAKARTA - PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) menyatakan siap dengan aturan standart EURO 4 untuk mesin diesel di tahun 2021.

Penerapan standar emisi EURO 4 ini tepatnya akan berlaku di Indonesia pada 7 April 2021, lebih lambat jika dibandingkan dengan mesin bensin yang mulai Oktober 2019. Aturan ini sendiri tertuang dalam Peraturan Menteri LHK No.P. 20 Tahun 2017 Tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor roda 4 atau lebih Tipe Baru Kategori M, N, dan O.

"Jadi sebenarnya, kami itu sudah mendapatkan amanah dari Kementerian Lingkungan Hidup, mengenai emisi ini. Dan pada tanggal yang sudah ditetapkan semua kendaraan diesel harus lulus uji emisi EURO 4 jika ingin menjual produknya di pasar Indonesia,” jelas Sigit Irfansyah, Direktur Sarana Transportasi Jalan Kementerian Perhubungan dalam acara Bincang Diskusi Indonesia Siap EURO 4 di Jakarta, Senin (3/2).

Sementara Ernando Demily, Vice President Director PT IAMI pihaknya senang jika aturan ini mulai diberlakukan. Karena memang Indonesia sudah harus ke arah lebih baik, mengikuti Singapura, Thailand dan beberapa negara lainnya yang sudah lebih dulu menerapkan EURO 4 ini. 

“Isuzu sudah sangat siap dalam menghadapi regulasi pemerintah mengenai EURO 4 ini. Di sisi lain pastinya ketika regulasi ini berdampak untuk para pengusaha, terutama untuk bisnis logistik dimana logistic cost juga akan meningkat," tambah Ernando.

Di lain sisi, untuk menyongsong EURO 4, para produsen mobil bukan hanya harus siap dalam sisi produk namun juga layanan purna jual. Misalnya pada kemampuan mekanik dalam menangani teknologi baru ini termasuk dengan suku cadangnya. 

“Di Isuzu, semua mekanik kami sudah terbiasa menangani teknologi common rail, jadi tidak ada masalah dalam hal layanan purnajual ini. Tidak hanya itu mekanik Isuzu Indonesia juga pernah memenangkan Isuzu World Technician Competition CV (Commercial Vehicle) Division atau I-1 Grand Prix yang ke-12 di Jepang,” jelas Ernando.  [Ric/Ari]




Berita Utama


Komentar