DFSK Petik Pelajaran Berharga Setelah 2 Tahun Eksis di Indonesia

Berita Otomotif

DFSK Petik Pelajaran Berharga Setelah 2 Tahun Eksis di Indonesia

JAKARTA – Dongfeng Sokon (DFSK) pada 2020 memasuki tahun kedua berjualan di Indonesia. Merek mobil China ini pun mendapat beragam pelajaran dari pengalaman ini.

Sekadar mengingatkan, DFSK mulai mendistribusikan kendaraan ke dealer pada akhir 2017 dan mulai berjualan sejak 2018. Mereka juga menunjukkan keseriusan dengan membangun pabrik berkapasitas 50 ribu unit per tahun di Serang, Banten.

Hingga kini, sudah ada tiga model yang dijual di Tanah Air. Dua merupakan sport utility vehicle (SUV) yaitu Glory 560 seharga Rp 200 juta-an dan Glory 580 seharga Rp 300 juta-an sedangkan satu lainnya adalah pikap kecil DFSK Super Cab.

Berbagai pelajaran mereka ambil selama dua tahun belakangan. Salah satunya adalah penilaian bahwa masyarakat sudah bisa menerima mobil China, berkat strategi 'value for money' yang DFSK maupun Wuling lakukan.

Hal lain adalah bahwa mereka harus terus meningkatkan kualitas dan mendekati konsumen. Ini mesti dilakukan agar merek China, khususnya DFSK, semakin mendapat kepercayaan.

“Kami terus meningkatkan kualitas. Kami juga sering mendengarkan masukan konsumen. Tiap bulan, kami juga adakan gathering dengan konsumen di kota-kota berbeda. Jadi banyak kegiatan di mana kami terjun langsung ke lapangan dan bertemu konsumen. Itu menjadi benefit tersendiri buat kami untuk evaluasi agar ke depannya seperti apa,” papar Arviane Dahniarny, Public Relations and Digital Manager PT. Sokonindo Automobile, saat menjawab pertanyaan Mobil123.com ketika ditemui di Pondok Indah, Jakarta beberapa waktu lalu.

Penjualan DFSK dari tahun ke tahun terus mengalami peningkatan. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan pada 2019 DFSK berhasil membukukan penjualan 3.857 unit, meroket 215,6 persen ketimbang setahun sebelumnya (1.222 unit).

Akan tetapi, tahun lalu, pencapaian penjualan DFSK sebenarnya tak sesuai target awal. Volume yang mereka inginkan sebenarnya adalah 12 ribu unit. Ini juga menjadi pelajaran bagi mereka.

“Maka dari itu, kami sekarang menggenjot banget ekspansi jaringan dan kegiatan canvassing lebih banyak dilakukan oleh outlet-outlet kami yang ada di lokasi. Jadi hasil kami bisa lebih sesuai target ketika ingin meluncurkan sebuah produk dan memberikan produk kepada masyarakat,” tandas Ane, sapaan akrab Arviane.

DFSK per Januari 2020 mempunyai 99 dealer. Hingga akhir tahun ini, mereka ingin menambahnya menjadi total 130 dealer.

Pada awal Maret kemarin, DFSK memperkenalkan van Gelora dan van listrik Gelora E tapi belum menjualnya. Mereka juga akan meluncurkan SUV baru, Glory i-Auto, pada April mendatang. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support